Senin, 14 September 2015

Remember N**ya

Doc : http://www.dreamstime.com
 
Hampir jam setengah3 dini hari..dan aku masih saja belum bisa kembali memejamkan mata setelah terbangun gara2 nyamuk2 yang masih saja berkelana. Musim panas yg masih belum berkesudahan ini ternyata merupakan surga tersendiri bagi para nyamuk2 itu. Hohooo… biarlah mereka menikmati hidup juga.

Sudah kuhabiskan waktu pula untuk membaca apa saja. Dari internet, dari buku. Biasanya aku mudah terlelap saat membaca (*sambil tiduran). Tapi kali ini entahlah..sudah hampir 3 jam ini masih saja terjaga. Sampai aku lapar J

Tapi mau makan apa jam segini? Males sih sebenarnya..jadi kuputuskan untuk menulis saja apa yang sekedar terpikir di kepala.

Tiba2 aku teringat bahwa aku pernah punya teman yang menurutku “sedikit aneh”

Heee…maaf N** J

Aku sedang berusaha jujur mengungkapkan what I feel J (*please correct my English please..i’m newbie in English. Haaahhhh…newbie?? Just because I don’t have an idea when I’ll talk in English)

N**ya Ju**i Astri** (cmiiw..)

Aku pertama kali mengenalnya saat kami sama2 sedang menjalani diklat fungsional sebagai prasyarat untuk menjadi seorang peneliti di institusi tempatku bekerja. Sekilas orangnya terlihat aneh dari sudut pandangku yang seorang introvert dengan tipikal pertemanan yang datar sepertiku. Well…tp dia menarik. Dia cantik, pintar, banyak ide yg cukup “gila” (piss, N** J *angkat dua jari)

Tapi entah..sepertinya aku merasa ada sesuatu yang tersembunyi dari sifat2nya yang aku tdk tau. Ada dua nama yang menghubungkan kami yang masih aku ingat jelas saat tiba2 dia protes krn dua nama itu “A**n” dan “Astri”

“kenapa sih nama2 itu ada di kamu, Mbak?”

Nama yang pertama sensor ya N** J

Tentang nama kedua dia bilang “Aku yg namanya Astri** kok kamu yg emailnya astir***” hahaaa…

Ya mana aku tau kl namamu ada astri-nya :P bla..bla..bla…sampai kami terlibat acara “perseteruan antar wanita” yg lumayan membuat beberapa teman kami memandang heran.

Well.. Itu sekilas cara pertemanan kami waktu itu. Hingga akhirnya kami kembali ke tempat kerja kami masing2. Selanjutnya komunikasi sempat sedikit berjalan beberapa waktu hingga kemudian tidak pernah lagi tau cerita masing2.

Tapi sejujurnya aku cukup penasaran dengan teman baruku yg satu ini. Pernah beberapa waktu mencari2 tau siapa dia coz memang ada yg menarik yg tersembunyi darinya yg aku rasakan selama pertemanan kami yg baru beberapa minggu itu. Aku ingat mulai mencari2 tau profilnya dari facebooknya. Melihat2 foto2 yg ada di albumnya (maaf ya N** aku jadi detektif sesaat, menjadi secret agent untuk sekedar tau siapa dan bagaimana kamu). Aku buka blog-nya, dan hmmm….tulisannya memang cukup aneh dan lagi2 aku tdk bisa menyelami bagaimana dia ini sebenarnya. Hingga sempat ada sebuah nama lagi yg cukup menarik..sahabatnya N**ya yg seorang penulis (#maaf kl tulisanku ini kembali mengingatkanmu padanya karena aku baru tau hari ini kalau dia telah meninggal dunia ##semoga segala amalnya semasa hidup diterima oleh Alloh SWT..)



Pertemanan kami mungkin hanya sampai di situ. Kami tak pernah lagi berkomunikasi, apalagi setelah dia melanjutkan studinya ke luar negeri. Hanya beberapa kali sempat melihat postingan di facebook-nya dan tau kalau anaknya sudah kembali bersamanya. (Maaf N**, aku memang bukan “teman yang baik” yg selalu keep in contact with all friends)

“Sama ibunya juga ikut ke sana kan?” begitu tanyaku pada teman yg lain yg kenal baik dengan N**ya.

“enggak kok,,anaknya dititip di daycare. Dan dia sendiri baru hamil lagi di sana”

“suaminya ikut ke sana juga?”

“enggak, masih di sini”

Wowww…kembali aku terkagum2 dengan sosok ibu muda yang satu ini. Salut buat keberanian dan ketangguhannya. Gak kebayang aku gimana yg menghadapi situasi seperti ini. Bahkan untuk sekedar mencoba mencari jalan untuk mendapatkan beasiswa skul di luar aja aku masih belum yakin dengan kemampuanku sendiri. Salut N**..kamu menginspirasiku untuk bisa menjadi ibu dan teman yg lebih baik lagi.

Dan dini hari ini aku jadi teringat dengan beberapa teman yg kukenal semasa diklat itu. Ada beberapa nama yg cukup dekat dan kami beberapa waktu masih menjalin komunikasi dengan cukup baik setelah diklat itu selesai.

Apa kabar Tirta, Mbah…(haduhh…jangan amnesia lagi..jangan..jangan..pleaseee,,,try to remember one name from Papua without checking on fb. Yess…I got it..Mbah To), Mas Tomo, Mbak Lilyk.

Kusapa kembali mereka…

From N**ya, I’ve been inspired ‘bout a mean of friendship.

Tetap menjalin silaturahmi itu memang perlu.



Serpong, 9th of September, 2015
#latepost
End..

Minggu, 13 September 2015

Banana Sponge Cake


Alhamdulillah akhirnya berhasil membuat Banana Sponge Cake yang enak. Hanya saja serat yang dihasilkan masih belum seperti harapan. Masih terobesesi dengan Banana Cake yang seratnya "jelas" seperti ada garis2 abstrak itu.Seperti ini misalnya :
 
tapi ini pun masih kalah berserat dibandingkan Banana Cake yang pernah dibawa sama Bapak2 kantor. Hooo..sayangnya si Bapak itu gak bisa dimintain resep rahasia Banana Cake-nya karena konon katanya itu kue dari siapanya siapa gitu..haduhhh...jauuuhhh...

Kali ini saya menggunakan resep yang saya contek dari sini. Saya sebelumnya juga pernah mengikuti resep dari sini, tapi waktu itu hasilnya kurang mengembang. Mungkin karena saya kurang banyak menambahkan baking powder sesuai dengan arahan dari resep yg ada. Dan satu lagi..saya sering gagal menerapkan teknik aduk balik yg harus dilakukan untuk membuat cake dengan isian2 yg "berat" seperti model cake pisang ini.

Nah..untuk pembuatan Cake Pisang kali ini saya mencoba mengikuti semua petunjuk yg ada di resep aslinya. Hanya saja pas harus melakukan teknik aduk balik itu untuk mencampurkan pisang ke dalam kocokan telur-gula beserta terigu ke dalam campuran telur-gula-pisang..saya mencoba menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi. Waktu itu pernah mencoba menerapkan tips dari sumber mana yg entah saya lupa,,dan cake yg saya buat berhasil mengembang tanpa penyusutan berarti pada saat mencampur "isian cake" dan juga terigunya. 

Hasil adonan yg dihasilkan sedikit membuat saya deg2an sih karena sepertinya porsinya berlebih untuk mengisi satu loyang tulban. Kemudian strukturnya kok terasa lebih padat yaa??
huaaaa...sudah parno aja nih takut kalo2 nanti kuenya bantet. huhuuu....

Adonan saya tuang ke satu loyang tulban dan masih ada sisa yg kemudian saya tuang ke panci kecil dan saya kukus. Sementara adonan yg saya tuang ke loyang tulban itu saya oven mengikuti instruksi resep.

Masih dalam rangka deg2an menunggu hasilnya giman..saya amati sepanjang proses meng-oven. hee...ada struktur pecah2 yg terbentuk. Sepertinya ini indikasi kalo kuenya lumayan berhasil nih. Dan wanginya..hmmm..semerbak keluar dari oven :)
40 menit berlalu..dan saya cek kuenya. Sudah matang. Begitu juga yg kukus.
Begini penampakan kue hasil yg dioven
 
Cake Oven
 Dan ini adalah kue yg dikukus :
Cake Kukus
Untuk perbandingan rasa..kue yg dikukus terasa lebih moist, apalagi pas masih hangat2 tadi. hmmm...lembuuuttt...
Dan kue yg dioven tetap terasa smooth di bagian dalam dan kering di bagian luarnya. hmmm..dua2nya sama2 enak. suka..suka..sukaaa....
Tapi sepertinya lebih wangi kue yg di-oven :)


Next time masih pengen bereksperimen memenuhi obsesi Banana Cake yg berserat itu. hmmm...pake jenis pisangnya beda kali ya?


Sweet,
End..
 

Sabtu, 12 September 2015

LapBook



Pertama kali mengenal LapBook adalah ketika saya baca2 beberapa sumber mengenai homeschooling. Teman2 sedang cukup ramai membicarakan mengenai homeschooling. Kebanyakan mereka sebenarnya ingin menyekolahkan ato meng-homeschooling-kan anak mereka yang baru memulai tahapan usia sekolah. Tapi apa daya..kami sebagai ibu2 pekerja yang belum berniat benar2 mengabdikan diri sebagai ibu rumah tangga masih hanya sebatas berwacana saja. Heheee…..
Namun ada beberapa teman yang sudah memasukkan anaknya ke sekolah group homeschooling. Semacam sekolah TK atau Paud biasa dengan metode yang berbasis homeschooling, dengan metode pembelajaran yang lebih mengedepankan pada ajaran agama dan alam. Dengan model kelas yang berupa saung2 dikelilingi taman dan kebun yang cukup luas, lengkap dengan kolam ikan yang penuh dengan berbagai macam ikan dan kura-kura,,terciptalah lingkungan “homeschooling” yang cukup berbeda dengan sekolah2 TK konvensional yg ada di lingkungan sekitar kami.
Oya..di sekolah itu juga dibiasakan acara makan bersama sebagai pengganti “jajan” dengan menyediakan kue2 tradisional. Entah itu berupa ubi rebus, jagung rebus, etc..
Back to nature lah konsepnya.
Well..kembali ke lapbook..sekarang ini Zaffia sudah sebulan memasuki tahapan sekolah TK. Saya pada akhirnya memutuskan untuk memasukkan dia ke sekolah TK eh RA..Roudhotul Athfal. Sekolah TK bernuansa islami, dengan harapan lebih terbentuk akhlak islami sejak dini, mengingat emaknya ini kurang tentang pengetahuan agamanya. Huhuuu…

#belajar agama yang rajin ya nak,,jadi anak solihah dan menjadi penyejuk buat hati Ayah dan Bunda

Sebagai pendukung untuk kegiatan di rumah..berusahalah Bundanya ini membuatkan berbagai karya untuk mengasah kreativitasnya Zaffia.
Salah satunya adalah LApbook ini.
Bersumber dari blog ini saya berusaha mengikuti petunjuk pembuatan beberapa Lapbook yang ada.
Lapbook adalah buku lipat hasil karya sendiri. Merupakan cara yang unik untuk meng-explore segala pengetahuan untuk mengembangkan imajinasi anak. Lapbook ini dapat berupa cerita bergambar. Sejauh mana cerita yang mampu kita sajikan untuk anak ya tergantung dengan imajinasi kita masing-masing. Tentu saja kita dapat memadukan imajinasi itu bersama anak. Jadi dengan membuat Lapbook sendiri sebenarnya kita sudah tidak perlu lagi membeli buku2 cerita di toko buku.
(#lebih irit yang mana yaa??? J )
Beberapa peralatan yang biasanya dibutuhkan untuk membuat Lapbook antara lain :
Map Berkas Berwarna
Kertas berwarna
Alat Laminating dan plastik kantongnya
Double Tape
Penjepit kertas
Pelubang kertas (Puncher)
Velcro
Kertas karton
Krayon, pensil warna, spidol
Printer

Sebenarnya juga kita bisa mencari ide untuk isi Lapbook ini dari berbagai sumber yang ada di internet..tapi karena berbagai kesibukan (dan sebenarnya sih karena belum ketemu ide sendiri saja) makanya saya ambil saja dari Printable Lapbbook yang bisa kita dapatkan dari internet juga (#simple kan? :) ) hahaaaa….
Contohnya saya ambilkan dari sini
File pdf yang sdh kita download kemudian diprint dan disusun menjadi sebuah Lapbook. 


Taraaaa…..jadilah Yellow Ball Lapbook

Sttt..karena sumbernya berbahasa inggris,,ini juga menjadi sarana bagi Bunda untuk ikutan belajar bahasa inggris juga loh. Hehee….
next time mau nyobain merealisasikan ide2 lain yang bisa kita ikuti dan kita terapkan di rumah seperti :

   Calendar time
We can use the other side of used calendar. Lumayan kan kita gak perlu membeli papan Styrofoam. 
#hmm..ini sumbernya dari mana ya? lupa,,
may be dari sini juga

Selamat berkarya :)

 

Si Emak vs Empok


Untuk orang yang sudah terbiasa mandiri..mengerjakan apa-apa sendiri, kehadiran si Emak ato embak2 adalah sesuatu yang sebenarnya mengganggu. Terutama buat saya sih..
Tidak ada orang lain yang sempurna di depan kita. Termasuk si Emak ini. Entah karena saya sudah terlalu membuat “standar” untuk pembantu..ato karena saya yang sudah kelewat biasa ngapa2in sendiri itu..segala yg dikerjain si Emak terasa kurang.
Standar pembantu yg saya pakai adalah hasil karya si Empok yang sekarang sudah beralih menjadi pembantunya si Bos. Hohoo….
Gak mau balik sama aku lagi dia. Ya iya lah..secara sudah kerja sama si Bos..pasti lebih enakan dong secara finansialnya. Huhuuu…
Kalo emak yg ini..hmm..secara pekerjaan sih lumayan. Telaten karena ngerjainnya pelan2. Lamaaa banget malah. Ya iya..sekali nyetrika bisa sampai 3 jam-an lebih. Padahal itu cuma nyetrika satu sesi cucian. Nyuci maunya dua hari sekali. Biasanya kalo aku sendiri nyuci itu jatahnya 3 hari sekali. Eaaa…(ini karena males ato ngirit listrik?)
Tagihan listrik dan air bengkak ini mah..
Tapi ampun2an deh,,kalo misal jatah kerjaan dia hari ini sudah dikerjain..begitu ada kerjaan susulan (missal baju anakku basah gitu) ya gak bakalan dicuciin. Hohhh…ada kotoran di wastafel dapur..kl tadi sdh nyuci piring ya sdh..gak dibuang lagi sekalian. Apalagi kalo misal di rumah gak ada nasi ato sayur..ya boro2 mau masak kalo gak disuruh. Gak ada inisiatifnya. Aku jd menilainya dia itungan banget gitu sama kerjaan.
Sabar..sabaarrr…cari pembantu jaman sekarang susah!
Yg sudah ada diawet2 deh..(*sambil nyinyir)
Satu lagi..dulu kan perjanjian dia datang jam stgh11 siang sampe sepulangnya aku ya..
Ternyata sampai sekarang aku belum jadi kerja. Otomatis kerjaanku Cuma jemputin si Bocil aja. Jam 11 juga sdh sampe rumah. Cuma kadang2 aja ada perlu ke kantor ato ke mana. Cuma ngedrop Bocil pulang ke rumah tus cuss..pergi lagi. Tapi begitu aku kelihatan ada di rumah nih..si Emak langsung aja ngacir minta pulang begitu kerjaannya dianggapnya sdh selesai. Well!! Gak mau rugi amat kataku.
Itungan bingit sama waktu sama kerjaan!

Kalo sudah begini jadi kangen sama si Empok. Mpok…balik ke sini lagi dooonnggg…
Kangen sama dia yg gak itungan sm kerjaan. Memang sih kalo ngerjain apa2 kurang rapih. Rapih sih..Cuma sedikit kurang. Hahaaa…(ini sih karena akunya yg rada perfeksionis ajah kali ya?) tapi emang si empok kalo ngerjain apa2 bisa cuepet banget. Cuma kl nyetrika aja kurang licin. Itu sh lebih karena dia yg ngerjainnya kecepetan. Hahaa…
But so far dia Empok yg the best dah!
Kalo dia mau balik ke sini lagi aku gaji sama kayak si Bos ngasih gaji ke dia..hmmm…tarifnya turunin dikit ya Mpok yaaa…

Jumat, 11 September 2015

Thanks for Mbak Ve

#obrolan episod galau
thanks ya Mbak for giving me support and ideas to Zaffia's Birthday
 

9/7/2015, 7:49 PM - eni febri: mbak..memaknai hari ulang tahun tu sebaiknya bgmn ya?

9/7/2015, 7:59 PM - Mbak Vero: Gak ada mb perayaan ultah sebenarnya tpi klo mau berbagi kebahagiaan sebaik2nya cara mensyukuri rizki tu dg memuliakan kaum.duafa atau anak yatim... Sopo mb yg ultah??

9/7/2015, 9:00 PM - eni febri: iya mbk..ak itu bukan org yg suka perayaan ultah yg seperti kebanyakan org lakukan. gak suka ultah trs potong kue tus tiup lilin tus make a wish..tus ngapain coba??
msh blm bs nangkep maknanya apa. msh merasakan seremonial bgtu kok kesannya hura2 sj.
aplg utk org dewasa.

hr ini fia ultah. sbnrnya dr dl sjk d penitipan ak ada konflik batin sendiri. jiahh..
jd anak2 d daycare sk pd dirayain gt ultahnya. smntr ak gak suka cara2 perayaan yg bgtu. tp namanya anak2 py tah..pasti pengen jg kan?

akhrnya pernah cm bagi2 gudibag aja k tmn2nya.
tus pernah lg..yg pas fia 4thn kmrn kami cm "merayakan" sendiri d rmh. mksd hati biar dpt sedikit "momen perayaan" itu dgn membeli kue tart kecil gt. fia sh wktu itu sdh ckp senang. smp kemudian pas d kntr ada tmn yg dpt kejutan kue ultah. dan fia pas ikut k kntr. dia pengen kuenya yg besar. ak larang kan..ak ksh penjelasan kuenya kecil sj krn utk d bagi2. tp namanya anak2 dia msh blm ngerti. smp nangis2 dia..dan ak kekeh gak ngebolehin dia nerima kue yg besar. dia mau separo kue coba.
nyesek bgt rasanya waktu itu..huhuu...😭😭
antara gak tega, malu, ngasih pembelajaran, dan "sakit" nglihat anak begitu.
sakitnya tuh gmn ya??
merasa bersalah bgt gt mbk ve 😭😭
akhrnya ak bilang "oke..skrg qt beli kue buat fia. qt k kntr ayah minta anter beli kue. tp lain kali fia gak boleh minta2 sm org lain kecuali sm bunda. kl fia pengen sesuatu yg org lain punya, bilang sm bunda, nanti bunda belikan"
akhrnya kami lgsg cus k kntr ayahnya..lgsg beli kue ultah dan merayakan "ultah" fia d kntr ayahnya.

hari ini perulangan tgl lhrnya fia. dan ak kmbali gak punya ide utk menjelaskan cara "merayakan" ulang tahun k fia.
dan sayangnya ak msh kekeuh "tdk ada perayaan" 😭😭😭

dan td kbtlan fia lht acara ultah anaknya KD d TV. dia diam sj.
ak keterlaluan ya mbk?

bs kasih saran utk jelasin ttg ultah k fia, mbk?

#episod lg galau dan sensitif. PMS melanda 😂😂😂

9/7/2015, 9:29 PM - Mbak Vero: Mulai diajak ke panti aja mbak...gak usah ada kue tp kasih goody bag ke anak panti...pilih panti yg kecil aja jadi gak memberatkan biayanya di mb eni...tus jelasin betapa fia harus bersyukur punya ayah bunda yg sayang...yg selalu ada buat fia sekolahin menyayangi fia n selalu melindungi n memberikan apa.aja bt fia coba bayangkan teman2 di panti gak ada orangtua klo nangis pun gak tau ngadu ke siapa tus klo mau sesuatu blm tentu kesampaian... Apalagi ulang tahun mereka gak pernah...jadi klo ulang tahun itu harusnya berbagi kebahagiaan nya dg yg membutuhkan fia bukan hambur2in uang... Uang nya buat sodaqoh ke teman2 di panti biar.mereka yg gak pernah ulang tahun ikut ngerasain barengan fia...karena klo menabung unt masa depan kalau sodaqoh itu nanti untuk di.akhirat pas di surga nanti.... Gtu deh mbak maaf klo bahasane susah mgkn mb en lbh bisa membahasakan unt fia

9/7/2015, 9:33 PM - Mbak Vero: Kalau tahun depan nanyain lagi ganti ajak bagi makanan ke pemulung pinggir jalan.....yg kreatip aja mb ngarahinnya...

9/7/2015, 9:37 PM - Mbak Vero: Intinya si pas besar dia akan sayang hambur2in uang n akan lbh memilih jalan sosial...atau akan lbh milih mensodaqohkan uangnya....kue si gpp atau ganti tumpeng deh atau nasi.kuning... Aku jg krg suka kue2 ultah.. Pengaruh barat bgt😁 klo pgn beli aja gak harus ultah wkwkwk

9/7/2015, 9:44 PM - Mbak Vero: Intinya si anak pgn perayaan ultah...pgn hp...pgn apalah itu jmn skrg krn liat teman...liat diatas mulu..artis gaya hidup yg hedon... Gpp mb bawa fia ke panti.asuhan... Panti jompo (unt kasih pengertian kasihan org tua yg ditelantarkan anaknya tus tanya "fia klo bunda tua ditinggal di panti gak??"sambil peluk dia mbak...kuyakin itu akan membekas di.memori dia)..bawa ke pinggir jalan kasih makan pemulung...ikutin sekolah alam...banyak ke sawah.kampung desa...jadi dia akan lbh bersyukur... Gak melulu liat keatas n kepedulian nya lbh tinggi...keknya enak aku ya ngomong padahal blm punya anak heheh pis mb...tp aku yakin mb en.bisa....gpp mb kasih jam nonton tv ke fia...krn smp anak 5th dia masih raja...6-15 thn mereka harus patuh kita...kepatuhan kasih hukuman yg mendidik....umur sma n seterusnya kita sebagai sahabat kawan...klo.gak salah gt ilmu parenting dr ust bendri

9/7/2015, 9:45 PM - eni febri: yupp..ak setuju cara yg bgtu.

9/7/2015, 9:52 PM - eni febri: in shaa Alloh fia sdh pernah diajakin k panti. semoga dia ngerti penjelasan yg ak berikan ttg anak2 panti yg gak pny ortu itu.

iya mbk..ak sh lg nyoba memaknai ultah (misal untukku sndr)
ultah itu artinya umur qt bertambah. apa artinya? sisa umur qt berkurang. lalu apa yg sdh qt lakukan? apakah qt sdh lbh baik?
yg ada ak malah jd galau mbk kl lg ultah. takut sndr krn merasa "blm apa2"
ibadah msh jauuhh...penampilan msh bgni2 aja, sholat mlm msh beraattt..ngaji msh blm rutin..etc..etc..

9/7/2015, 10:04 PM - eni febri: dan ini sh lg galau "bnr gak ya caraku mendidik fia?"
ak hrs gmn lg sbgai org tua?
pertanyaan2 semacam itu lah..heheee...
aplg kmrn hbs curcol sm kakak yg anaknya "susah diatur" krn dr kcl terbiasa "difasilitasi utk mencapai hasil akhir" sampai akhrnya ponakanku itu skrg SMA dan minta homeschooling krn dia gak bs ngikutin cara belajar d skul. smpai dia bilang sm mamanya "buat apa sh ma capek2 sekolah kayak gini? emg d krjan dipakai? ak gak bs sekolah dgn cara begini ma..ak bukannya gak mau belajar, tp ak gak bs belajar dgn cara sprti ini"
itu ponakan ampun bgt mbk..dr SMP dia gak mau skul. sengaja gak mau sholat jg kl lg kumat. sering bolos. tp kl bolos k mn coba..k ustadz-nya.
smpai akhrnya kakak nyerah dan nurutin dia homeschooling. alhmdlh skrg sholat rajin. ngaji k ustadz jg rajin.
tdnya kan kakak msh menganggap "aneh" gt ya dgn homeschooling krn pemikirannya msh konvensional.
nah..mknya ak jd mikir2 gmn ya cr mendidik yg benar itu?
hrs bnyk berdoa, berusaha, dan berserah sm Alloh mmg mbk. kunci hdp itu.

9/7/2015, 10:10 PM - Mbak Vero: Dicontohin juga perlu ajak fia kuliah gpp mb sekali2..tus yg deket aja...tus keknya aku dlu sbg anak plg gak suka kata jangan...gak boleh...nakal...bodoh... Naudzubillah jgn sampai mb...klo melarang kasih alasan...anak gak nakal yp kasih opsi....klo dia lg nonton...ajak masak bikin kue...klo buang sampah sembarangan ambil sampahnya tus bilang "klo gini lbh bersih n enak diliat kan" selalu kasih opsi tindakan yg benar keknya adalah cara melarang yg halus...klo udah sebel bgt diam dlu aja mb😁 krn ce sering gak sengaja keluarin kata yg heboh...sering puji tiap dia buat kebaikan...gpp panggil dia misalnya dokter fia...jadi dia termotivasi...jgn cuma nyuruh ajak...misal fia shalat bareng yuk...rapiin kasur bareng yuk...keknya gtu seru deh mb

9/7/2015, 10:14 PM - eni febri: hohooo...sdng berusaha k tahap itu mbk veee 😂😂😂
mencoba utk jd lebih sabar lagi dan lagi 😂
msh blm bs sabar bgt akunyaaa

9/7/2015, 10:15 PM - Mbak Vero: Sabaran suamimu ya mb klo kulihat wkwkwk deket ya ma ayahnya si fia

9/7/2015, 10:15 PM - eni febri: kdng kyk spontan aja gt marah2. hbs itu nyesel sndr deh 😓

9/7/2015, 10:15 PM - Mbak Vero: Aku juga dekatnya ma ayah

9/7/2015, 10:16 PM - Mbak Vero: Klo marah atau udah mau marah lari mbak ngumpet... Nangis jg gpp kdg dg gtu kita lega...krn mgkn capek aja

9/7/2015, 10:16 PM - Mbak Vero: Jdi fia liatnya ibunya tenang n bijak

9/7/2015, 10:17 PM - eni febri: iyaa 😂😂
sabaran dia. pdhal kl ayahnya lg marah jg..ak tu gak suka. hahaa...
berarti kl ak lg marahin fia ya sbnrnya bgtu jg ya??
ooh..manusia

9/7/2015, 10:20 PM - Mbak Vero: Iya mbak klo kita marah d depan anak selain mengecilkan keberanian n kepercayaan dirinya juga nularin aura n pikiran negatif deh...aku gak suka klo ibuku ngomel2 dlu...lbh suka ayah ngajak ke teras sambil ngemil kita ngobrol 😁

9/7/2015, 10:22 PM - eni febri: oke mbk ve..
trm ksh sharingnya yaa..
lbh lega skrg 😄
#kembali menata hati 😁😁😁

9/7/2015, 10:25 PM - Mbak Vero: Ayo mb semangat biar fia jadi anak capinsol...cantik pintar soleha...

9/7/2015, 10:25 PM - eni febri: hhhh...
semoga mbak ✊🏻✊🏻✊🏻

 
by End..

7th of Sept, 2015